Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

oleh:

Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.

Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi sejarah bagi ganda putri Indonesia setelah berhasil meraih emas pertama di Olimpiade Tokyo 2020 pada awal Agustus 2020. Greysia sendiri telah tiga kali mengikuti Olimpiade, termasuk Olimpiade Tokyo.

Penampilan pertamanya di Olimpiade London 2012. Saat itu Greysia berpasangan dengan Meiliana Jauhari, namun mereka didiskualifikasi karena dianggap sengaja mengalah pada fase grup.

Sementara itu, sebelum dipasangkan dengan Greysia Polii, Apriyani juga pernah berpasangan dengan beberapa pemain, seperti Rosyita Eka Putri, Fachriza Abimanyu, Rinov Rivaldy, Jauza Fadhila Sugiarto, Agripinna Prima Rahmanto Putra, dan Panji Akbar Sudrajat.

Simak perjalanan pasangan ganda putri andalan Indonesia ini hingga sukses raih medali emas di Olimpiade Tokyo:

Dipasangkan pada 2017

Usai Olimpiade Rio 2016, pasangan Greysia saat itu, Nitya Krishinda Maheswari mengalami cedera hingga harus menjalani operasi. Proses pemulihan pun disebutkan membutuhkan waktu yang lama.

Setelah sempat dicoba dipasangkan dengan Rosyita Eka Putri Sari dan Rizki Amelia Pradipta, Greysia akhirnya dipasangkan dengan Apriyani untuk laga Piala Sudirman 2017. Saat itu duet Greysia/Apriyani kalah dari Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen.

Juara Thailand Open 2017

Usai gagal di Piala Sudirman, keduanya kembali dipasangkan di Thailand Open 2017 dan sukses mengakhiri perjalanan sebagai juara.

 

Juara French Open Superseries 2017

Pasangan Polii/Apriyani Rahayu semakin luar biasa dan kembali meraih juara di tahun yang sama. Keduanya berhasil menjadi juara di ajang French Open Superseries 2017 setelah mengalahkan pasangan Lee So-hee/Shin Seung-chan asal Korea Selatan, Oktober 2017.

 

Runner up Hong Kong Open 2017

Sebulan berselang, pasangan Greysia/Apriyani kembali berpartisipasi dalam ajang kejuaraan internasional. Namun, kali ini mereka hanya berhasil menduduki posisi runner up usai kalah dari pasangan Cina, Chen Qingchen/Jia Yifan.

 

Asian Games 2018

Pasangan Greysia/Apriyani gagal melaju final di ajang yang digelar di tanah air ini dan hanya sukses menyabet medali perunggu. Namun, Greysia/Apriyani berhasil menembus peringkat 10 besar, serta dianggap sebagai salah satu ganda berbahaya di dunia.

 

Juara India Open

Sebagai pasangan ganda putri andalan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, keluar sebagai juara di ajang India Open selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2018 dan 2019.

 

Sea Games 2019

Medali emas sukses diraih Greysia Polii/Apriyani Rahayu setelah menang atas pasangan asal Thailand dalam dua gim langsung di Muntinlupa Sports Center, Manila, Filipina, Desember 2019. Bagi Greysia/Apriyani, ini merupakan emas pertama mereka pada SEA Games.

 

Juara Spain Master 2020

Kemenangan pasangan Greysia/Apriyani di turnamen Spain Masters 2020 menjadi gelar kedua mereka di tahun 2020. Sebelumnya mereka berhasil meraih gelar pertama Indonesia Masters 2020.

 

All England 2020

Laju prestasi mereka sempat terhenti saat tampil di All England 2020. Greysia/Apriyani tersingkir di babak pertama.

 

Kembali Juara di Thailand Open 2021

Greysia/Apriyani kembali berhasil naik podium utama usai mengalahkan wakil tuan rumah di Thailand Open 2021. Berdasarkan data BadmintonTalk, Indonesia untuk kali pertama berhasil meraih juara di kelas superseries atau Super750/1000 di sektor ganda putri.

 

Olimpiade Tokyo 2020

Greysia/Apriyani sukses mengalahkan unggulan kedua Chen Qingchen/Jia Yifan dua gim langsung 21-19, 21-15 di di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo pada, 2 Agustus 2021. 

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO


Selengkapnya