Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

oleh:

Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...

Festival Tengah Musim Gugur atau Mid-Autumn Festival merupakan perayaan terbesar kedua bagi masyarakat Cina, setelah tahun baru Imlek. Perayaan ini juga disebut sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival.

Biasanya, momen perayaan ini juga digunakan masyarakat Cina untuk pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga. Simak fakta-fakta seputar Mooncake Festival yang dihimpun Tempo.

Sejarah Mid-Autumn Festival atau Moonlight Festival 
Festival Pertengahan Musim Gugur berasal dari upacara pemujaan bulan sekitar 3.000 tahun yang lalu selama Dinasti Zhou (1046 - 256 SM). Ada kebiasaan seperti menyanyi dan menari di bawah sinar bulan dan menyembah bulan pada hari ke-15 bulan ke-8 lunar.

Tanggal Festival Pertengahan Musim Gugur berubah setiap tahun 
Festival Pertengahan Musim Gugur jatuh pada hari ke-15 bulan ke-8 kalendar lunar atau dalam kalender Gregorian pada akhir bulan September atau awal Oktober.

Ditetapkan sebagai Hari libur nasional 
Moonlight Festival merupakan hari libur nasional terbesar bagi masyarakat Cina setelah Tahun Baru Imlek. Biasanya ditetapkan selama 3 hari libur.

Dikaitkan dengan bulan
Mid-Autumn Festival digelar pada hari bulan purnama. Hal ini menjadi alasan bahwa nama lain festival ini adalah Moonlight Festival. Sehingga, semua kegiatan perayaan dikaitkan dengan bulan, seperti menghargai bulan, menyembah bulan, berdoa ke bulan untuk keberuntungan hingga hari pernikahan yang baik. 

Kue bulan menjadi bagian penting
Selama festival, masyarakat akan makan kue bulan sambil menghargai bulan. Tak jarang mereka saling berkirim kue bulan ke kerabat, teman, kolega, guru, dan lainnya sebagai hadiah.

Juga dirayakan Jepang, Vietnam dan Korea
Meski dengan nama yang berbeda, Mid-Autumn Festival yang berlangsung di pertengahan musim gugur ini tak hanya dirayakan oleh masyarakat Tionghoa. Orang Jepang turut merayakan dengan cara tsukimi atau melihat bulan. Sementara di Korea, mereka memperingatinya dengan berkunjung ke rumah para leluhur. Masyarakat Vietnam juga menghadirkan kue bulan saat merayakan T?t Trung Thu atau Festival Anak. Dan penduduk Kamboja merayakan Festival Air dan Bulan pada akhir Oktober hingga November untuk memberikan penghormatan pada bulan.


Menurut legenda, kue bulan menjadi persembahan bagi roh bulan, permaisuri Chang’e yang terbang ke bulan demi menyelamatkan diri dari kejaran suaminya yang kejam, Raja Hou Yi. Ada pula cerita kalau kue bulan adalah kue perjuangan. Beragam bentuk gambar di bagian atas kue ini menjadi pesan rahasia untuk menggulingkan kekuasan Mongol.

Mengutip laman The Star, berikut lima fakta unik tentang kue bulan:

Kue festival
Kue bulan menjadi kudapan yang wajib tersedia dalam Festival Mid-Autumn. Ini merupakan festival penting bagi masyarakat Cina, selain perayaan Tahun Baru Imlek. 

Alat untuk revolusi
Seperti dinukilkan sebelumnya, para pejuang Tionghoa berusaha mengakhiri kekuasaan Dinasti Yuan dari Mongol dengan cara sembunyi-sembunyi. Para pejuang berkirim pesan rahasia melalui gambar yang terlihat di bagian atas kue bulan. Strategi brilian ini berhasil dan lahirlah Dinasti Ming. Orang-orang memperingati hari kebebasan mereka dengan saling berbagi kue bulan.

Kue bulan dari emas
Pada 2017 terdapat kue bulan yang memecahkan rekor di Malaysia. Kue bulan ini menjadi kue bulan yang termahal dengan harga Rp 13,2 juta per buah. The Most Expensive Commercial Mooncake atau kue bulan termahal ini berkulit salju seberat 1,24 kilogram dengan diameter 17,4 sentimeter dan tebal 4 sentimeter.

Bagian dalam kue bulan terbuat dari serpihan emas 24 karat, ginseng, cordyceps atau sejenis jamur yang tumbuh di pegunungan, dan sarang burung walet. Sebelumnya ada kue bulan terbesar di Cina dengan berat 12,98 ton. Kue tersebut kemudian dibagikan kepada 110 ribu orang.

Variasi kue bulan
Setiap daerah memiliki variasi mooncake yang berbeda. Kue bulan buatan orang Kanton biasanya manis dengan isian pasta teratai dan kuning telur. Sedangkan di Guangdong, kue bulan berisi ham, pasta biji melon, ayam, bebek, hingga babi panggang.

Di Yunnan, kue bulan memiliki isian ham atau bunga. Ada pula kue bulan kulit salju dari Hong Kong yang harus disimpan dalam lemari es. Sekarang ada beragam cita rasa kue bulan. Ada kue bulan mie instan, kue bulan Dinosaurus Milo, kue bulan daging panggang, kue bulan tom yum, sampai kue bulan rasa udang kering. Sungguh varian rasa yang sangat unik.

Kue bulan, kue Valentine
Bagi masyarakat Tionghoa, selain pada hari ke-15 dari bulan pertama, Mid-Autumn Festival merupakan Hari Valentine. Dengan cahaya lembut sinar bulan, udara perayaan dan hiasan lentera cantik dianggap waktu yang pas untuk bertemu dengan calon pasangan hidup.

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO


Selengkapnya