Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

Sabtu, 27 November 2021 09:15 WIB


Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.

Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil Undang-Undang Cipta Kerja, Kamis, 25 November 2021. Mahkamah memutuskan pembentukan omnibus law ini bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Sehingga pemerintah wajib memperbaikinya paling lambat dua tahun terhitung sejak pembacaan putusan. Meski dinyatakan bertentangan konstitusi, MK tetap memutuskan UU Cipta Kerja berlaku hingga dilakukan perbaikan. Seharusnya omnibus law dinyatakan batal karena cacat formil.

Sembilan hakim konstitusi terbelah dalam memutuskan uji materi Undang-Undang Cipta Kerja, kemarin.

Ini sikap dan profil kesembilan hakim tersebut:

  • Memutuskan Pembentukan UU Cipta Kerja Bertentangan dengan UUD 1945:

Aswanto

Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi 

Kelahiran: 17 Juli 1964

Karir:

2013 anggota panitia seleksi Dewan Etik MK

2014-2019 Hakim Konstitusi lewat seleksi terbuka DPR

April 2018 Terpilih menjadi Wakil Ketua MK

2019-2024 Terpilih lagi menjadi Wakil Ketua MK

Wahiduddin Adams

Anggota MK

Kelahiran: 17 Januari 1954

Karir:

1981-1985 Pegawai pada Badan Pembinaan Hukum Nasional, Departemen Kehakiman RI 

1985-1989 Kepala Sub Bidang Hukum Sektoral (Eselon IVA) pada Badan Pembinaan Hukum Nasional, Departemen Kehakiman RI 

1990-1995 Tenaga Perancang Peraturan Perundang-Undangan pada Direktorat Jenderal Hukum & Perundang-Undangan, Departemen Kehakiman RI 

1995-2001 Kepala Bagian Bina Sikap Mental Pegawai (Eselon IIIA) pada Sekretariat Jenderal Departemen Kehakiman RI 

2001-2002 Koordinator Urusan Pembinaan Administrasi (Eselon IIB) pada Kantor Wilayah Departemen Kehakiman Sulawesi Tenggara 

2002-2004 Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan pada Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-Undangan, Departemen Hukum dan HAM RI 

2004 Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan (Eselon IIA) pada Dirjen PPU, Departemen Hukum dan HAM RI

2004-2010 Direktur Fasilitasi Perencanaan Peraturan Daerah (Eselon IIA) pada Dirjen PPU, Departemen Hukum dan HAM RI 

2010-2014 Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan (Eselon IA) pada Kementerian Hukum dan HAM RI 

Dosen Mata Kuliah Ilmu Perundang-Undangan pada 

2014-2019 Hakim Konstitusi lewat seleksi terbuka DPR

2019-2024 Kembali terpilih sebagai Hakim Konstitusi

Suhartoyo

Perwakilan Mahkamah Agung

Kelahiran: 15 November 1959

Karir:

2014 Anggota MK

2015-2019 Terpilih menjadi Hakim Konstitusi usulan MA menggantikan Ahmad Fadlil Sumadi

2019-2024 Kembali terpilih menjadi hakim konstitusi usulan MA

Enny Nurbaningsih

Perwakilan Pemerintah

Kelahiran: 27 Juni 1962

Karir:

1998 Membentuk Parliament Watch bersama Mahfud MD

2018 terpilih sebagai Hakim Konstitusi sebagai perwakilan pemerintah menggantikan Maria Farida Indrati. Sebelumnya, ia merupakan akademisi 

Saldi Isra

Perwakilan Pemerintah

Kelahiran: 20 Agustus 1968

Karir:

2010 Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas

2017 Dilantik menjadi Hakim konstitusi menggantikan Patrialis Akbar 

  • Pendapat Berbeda (Dissenting Opinion): 

Anwar Usman

Perwakilan Mahkamah Agung

Kelahiran: 31 Desember 1956

Karir:

2011-2016 Terpilih sebagai Hakim Konstitusi perwakilan MA

2015-2016 Terpilih menjadi Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi

2016-2021 Kembali terpilih menjadi Hakim Konstitusi

2016-2018 Kembali terpilih sebagai Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi

Arief Hidayat

Perwakilan DPR

Kelahiran: 3 Februari 1956

Karir:

2013-2018 Hakim Konstitusi

2015-2017 Terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi

2017-2018 Kamebli terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi

2018-2023 Hakim Konstitusi

Daniel Yusmic Fancastaki Foekh

Kelahiran: 15 Desember 1964

Karir:

2020 Hakim Konstitusi

Manahan M.P. Sitompul

Kelahiran: 8 Desember 1953

Karir:

2015-2020 Manahan dipilih menjadi Hakim Konstitusi usulan Mahkamah Agung untuk menggantikan Hakim Muhammad Alim

2020-kini Kembali terpilih menjadi Hakim Konstitusi

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO | DESAIN IMAM RIYADI