6 Tips Mempersiapkan Anak untuk Vaksinasi Covid-19

Sabtu, 1 Januari 2022 12:00 WIB


Varian baru dari Covid-19, Omicron, cukup meresahkan bagi setiap orang.

Di Indonesia, vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun sudah dimulai sejak pertengahan Desember. Seperti halnya vaksin orang dewasa, anak-anak juga butuh persiapan sebelum mendapatkan vaksin Covid-19.

Konsultasikan dengan dokter

Beberapa anak mungkin memiliki alergi terhadap obat tertentu. Bahkan beberapa ada yang memiliki penyakit parah yang membuat anak itu tidak dapat menerima suntikan atau obat tertentu. Jadi, konsultasikan dengan dokter sebelum memvaksinasi anak.

Hindari obat-obatan

Disarankan sebelum vaksinasi untuk memberikan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) kepada anak, obat ini digunakan untuk meredakan nyeri, mengurangi peradangan, dan menurunkan suhu tinggi.

Tidur, olahraga, dan makan sehat

Sebelum melakukan vaksinasi, pastikan anak tidur nyenyak, berolahraga dan makan makanan sehat. Hal-hal ini disarankan karena dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Efek samping sering terjadi

Jika setelah vaksinasi anak mengalami demam, pembengkakan lengan, dan nyeri otot, maka tidak perlu khawatir. Karena itu terjadi karena vaksinasi sedang bekerja.

Kasus darurat

Mungkin akan ada anak-anak yang mengalami alergi parah selain efek samping dari demam, pembengkakan lengan, atau nyeri otot. Jika alergi itu tidak hilang setelah 2-3 hari, maka hubungi dokter untuk memeriksakan kondisi anak.

Obat untuk meredakan

Jangan memberi obat pereda nyeri tanpa konsultasi dengan dokter. Jika vaksinasi Covid-19 menimbulkan efek samping nyeri, meredakannya bisa meminta anak untuk meminum banyak air dan memberikan kompres dingin di tempat suntikan.