Catatan Unik dari MotoGP Mandalika 2022, dari Sosok Pawang Hujan sampai Risman

Senin, 21 Maret 2022 17:09 WIB


MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat ditutup kemenangan Miguel Oliveira. Ajang ini juga meninggalkan sederet cerita unik.

Acara balap motor bergengsi MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, telah berakhir pada Ahad, 20 Maret 2022. Balapan selepas hujan sore itu dimenangkan oleh Miguel Oliveira yang memang dikenal andal mengaspal di trek basah.

Tak hanya dinilai sukses, gelaran MotoGP Mandalika juga meninggalkan sederet cerita unik. Berikut hal unik yang Tempo kumpulkan:

Pawang Hujan
Jelang dimulainya balapan, hujan deras beserta petir turun di kawasan sirkuit Mandalika. Kemudian seorang pawang hujan perempuan terlihat berkeliling ke sejumlah titik di sekitar sirkuit sambil membawa mangkuk berwarna emas. Ia memukul mangkuk tersebut dan meneriakan sesuatu ke arah langit.

Perempuan itu diketahui bernama Rara Isti Wulandari. Aksi Rara tersebut langsung menjadi pusat perhatian. Setelah Rara melakukan ritualnya itu, hujan perlahan mereda. Hanya berselang sekitar 30 menit kemudian, race MotoGP dimulai.

Terowongan Graffiti
Terowongan di Sirkuit Mandalika dihiasi dengan karya graffiti art tunnel. Terowongan seluas 1.935 meter persegi itu menjadi penghubung ke arena balapan MotoGP Mandalika. Proses kreatif pembuatan grafiti di terowongan melibatkan 50 seniman visual dari berbagai kota di Indonesia dan dikerjakan selama 12 jam setiap hari.

Penonton Gratisan dari Bukit
Gelaran Moto Mandalika pada 18-20 Maret 2022 menjadi momentum berharga bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Mereka bisa menyaksikan langsung balap motor internasional di tanahnya sendiri.

Namun kenyataannya tidak semua masyarakat yang ingin menonton MotoGP bisa membeli tiketnya. Tapi mereka tetap bisa menonton aksi para pembalap di atas bukit yang berhadapan dengan Sirkuit Mandalika.

Penonton Terlantar
Sejumlah penonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia atau MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) telantar hingga Minggu 20 Maret 2022 tengah malam. Penyebabnya, shuttle bus yang mereka nantikan terjebak macet di bundaran Mandalika. Kemacetan parah memang dilaporkan terjadi di sana pasca balapan usai.

Sosok Risman
Miguel Oliveira Dedikasikan Gelar Juaranya untuk Risman. Hal ini disampaikan Miguel Oliveira saat diwawancara media usai kemenangannya. “Saya mau mendedikasikan kemenangan ini untuk Risman, salah satu staf hotel di tempat saya menginap,” ujarnya.

Berdasarkan penelusuran Tempo, sosok Risman merupakan salah satu staf hotel Novotel Lombok. Ia pun sempat mengunggah foto dirinya bersama Miguel di akun Instagramnya dengan keterangan foto, ‘candidate champion 2022’.

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO