Perjalanan Buron Mardani Maming hingga Menyerahkan Diri

Rabu, 3 Agustus 2022 17:45 WIB


Mardani Maming diduga terlibat korupsi terkait persetujuan izin usaha pertambangan operasi dan produksi (IUP OP) di wilayah Pemda Tanah Bumbu.

Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming diduga terlibat korupsi terkait persetujuan izin usaha pertambangan operasi dan produksi (IUP OP) di wilayah Pemerintah daerah Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Mardani pun mulai ditahan di rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 28 Juli hingga 16 Agustus 2022 guna penyelidikan.

Menyerahkan Diri

Mardani akhirnya menyerahkan diri ke KPK, 28 Juli 2022. Sebelumnya, ia ditetapkan sebagai buron KPK lantaran tidak kooperatif dan mangkir dari panggilan.

Sempat Mengajukan Praperadilan

KPK menetapkan Mardani menjadi tersangka pada Juni lalu. Namun, Mardani mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 27 Juni 2022. Dalam gugatannya, Mardani meminta hakim untuk membatalkan penetapan dirinya sebagai tersangka. Dia juga meminta agar hakim menyatakan bahwa penyidikan yang dilakukan oleh KPK tidak sah. Tapi hasilnya, ditolak.

Upaya Jemput Paksa KPK

KPK sempat berupaya menjemput paksa Mardani di kediamannya di sebuah apartemen di Jakarta, pada Senin, 25 Juli 2022. Namun, tim penyidik gagal menemukan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu di lokasi tersebut.

Membantuah Kabur

Setelah menyerahkan diri, Mardani mengaku dirinya tidak pernah kabur atau menghilang. Menurutnya, pihaknya telah mengirimkan surat kepada KPK bahwa ia akan datang setelah keputusan praperadilannya diketok. 

“Beberapa hari saya tidak ada, bukan saya hilang, tapi saya ziarah, ziarah wali songo,” ujar Mardani.

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO | DESAIN IMAM RIYADI



Grafis Terkait

    Grafis terkait tidak ada