Efektifitas 5 Vaksin Covid-19 di Indonesia, dari Sinovac sampai Pfizer

oleh:

Vaksin Covid-19 buatan Pfizer dan Moderna kini digunakan di Indonesia menyusul Sinovac, Sinopharm serta AstraZeneca. Efektivitasnya berbeda-beda.

Indonesia terus menggencarkan program vaksinasi untuk mencapai herd immunity. Belakangan, Vaksin Pfizer dan Moderna melengkapi deretan vaksin Covid-19 yang digunakan Indonesia.

Kini total ada lima jenis vaksin yang digunakan di Indonesia. Beberapa di antaranya dinilai efektif melawan varian Delta yang dalam beberapa bulan terakhir membuat kasus Covid-19 di Indonesia meningkat.

Varian Covid-19 di Indonesia:

  • Alpha (B.1.17): 64 sekuens
  • Beta (B.1.351, B.1.351.2, B.1.351.3): 17 sekuens
  • Delta(B.1.617.2): 2.240 sekuens

Kemampuan vaksin melawan varian Covid-19:  

  1. Sinovac

Berdasarkan pernyataan BPOM, efektivitas atau tingkat kemanjuran vaksin ini terhadap virus corona mencapai 65,3 persen.

  • Original: Terbukti efektif 
  • Alpha: Butuh studi lanjutan
  • Beta: Butuh studi lanjutan
  • Delta: Butuh studi lanjutan
  1. AstraZeneca

Berdasarkan keterangan BPOM, efikasi vaksin AstraZeneca dengan dua dosis standar, terhitung sejak 15 hari pemberian dosis kedua vaksin hingga pemantauan sekitar dua bulan menunjukkan efektivitas sebesar 62,1 persen.

  • Original: Terbukti efektif 
  • Alpha: Terbukti efektif
  • Beta: Terbukti efektif
  • Delta: Terbukti efektif
  1. Sinopharm

Berdasarkan keterangan BPOM, vaksin Sinopharm memiliki efikasi sebesar 78 persen. Ini didapatkan dari hasil uji klinis fase III di Uni Emirat Arab yang melibatkan lebih dari 42.000 subjek.

  • Original: Terbukti efektif 
  • Alpha: Butuh studi lanjutan
  • Beta: Butuh studi lanjutan
  • Delta: Menunggu hasil studi
  1. Moderna

Vaksin Moderna ini diketahui memiliki efikasi mencapai 94,1 persen untuk usia 18-65 tahun. Sedangkan pada usia di atas 65 tahun mencapai 86,4 persen.

  • Original: Terbukti efektif 
  • Alpha: Terbukti efektif
  • Beta: Terbukti efektif
  • Delta: Butuh studi lanjutan
  1. Pfizer

Dalam pernyataannya, BPOM mengungkapkan efikasi vaksin buatan Amerika Serikat ini mencapai 95,5 hingga 100 persen.

  • Original: Terbukti efektif 
  • Alpha: Terbukti efektif
  • Beta: Terbukti efektif
  • Delta: Terbukti efektif

Perbedaan teknik pengembangan

  • Sinovac dan Sinopharm
    Merupakan jenis vaksin inaktif, dalam pengembangannya menggunakan seluruh bagian virus yang telah dimatikan oleh senyawa kimia, pemanasan atau radiasi.
  • AstraZeneca, Moderna, Pfizer
    Jenis vaksin yang teknik pengembangannya menggunakan bagian genetik virus yaitu asam nukleatnya berupa DNA atau RNA. DNA atau RNA dari komponen ini berfungsi sebagai cetak biru untuk menghasilkan protein yang menimbulkan respons imunitas khusus.

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO


Selengkapnya