FIFA dan Pemerintah Bentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia

Sabtu, 15 Oktober 2022 06:00 WIB


Pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan Presiden Jokowi dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, dua hari pascatragedi Kanjuruhan.

FIFA bersama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia. Pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan Presiden Jokowi dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, dua hari pascatragedi Kanjuruhan, 3 Oktober 2022.

“Ini adalah tindak lanjut pembicaraan saya per telepon dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Selain itu, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” ujar Jokowi lewat pernyataan resminya.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan juga menjelaskan, pertemuan pertama perwakilan tim transformasi sepak bola sudah dilakukan pada Kamis, 13 Oktober 2022.

“Kita bersyukur bahwa presiden kita memperhatikan sepak bola dan tahu betul tentang batasan sepak bola apa yang harus dilakukan pemerintah dan apa yang bisa dilakukan FIFA dan sebagainya. Itu sungguh memberikan semangat yang luar biasa bagi Indonesia,” kata Iriawan.

Langkah kolaborasi yang akan dilakukan tim Transformasi Sepak Bola Indonesia:

  • Membangun standar keamanan stadion untuk stadion-stadion yang ada di negara kita Indonesia.
  • Memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional.
  • Melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan, serta komitmen bersama.
  • Membahas pengaturan jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada.
  • Pendampingan dari para ahli di bidangnya.

Yang tergabung dalam tim:

  • PSSI
  • FIFA
  • AFC
  • Polri
  • Kemenpora
  • Kementerian PUPR
  • Kemendagri
  • Kementerian Kesehatan

INGE KLARA | SUMBER: DIOLAH TEMPO