Aplikasi Alternatif yang Bisa Digunakan saat WhatsApp Down

Jumat, 28 Oktober 2022 08:00 WIB


Lima aplikasi yang bisa jadi alternatif untuk berkomunikasi jika aplikasi WhatsApp down

Aplikasi pesan instan WhatsApp mengalami gangguan pada Selasa, 25 Oktober 2022. Gangguan layanan mengirim pesan personal, grup, dan panggilan ini mengganggu aktivitas penggunanya. Apalagi aplikasi ini digunakan lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia. Tidak hanya untuk aktivitas personal tetapi juga kebutuhan pekerjaan atau profesional.

Berikut lima aplikasi yang bisa jadi alternatif untuk berkomunikasi jika aplikasi WhatsApp down.

SMS

Short Message Service atau SMS merupakan layanan pesan singkat yang sudah mulai jarang digunakan.

Kelebihan: Tidak perlu mengisntal, karena sudah termasuk dalam aplikasi bawaan telepon seluler Anda.

Kekurangan: Ada biaya per pesan yang dikirimkan.

Telegram

Telegram merupakan aplikasi berkirim pesan yang belakangan sama populernya dengan WhatsApp di Indonesia.

Kelebihan: Memiliki fitur nearby yang memungkinkan penggunanya terhubung dengan orang sekitar.

Kekurangan: 

  • Tidak bisa enkripsi data
  • Tidak ada fitur group call

Google Hangouts

Google Hangouts merupakan platform obrolan yang disediakan oleh Google dan terintegrasi dengan Gmail. 

Kelebihan: 

  • Tidak membutuhkan nomor kontak pribadi.
  • Bisa chat sambil video call
  • Bisa diintegrasiakn dengn SMS

Kekurangan:

  • Tidak memiliki banyak fitur seperti aplikasi lainnya
  • Kapasitas memori perangkat mempengaruhi kinerja aplikasi


Line

Line merupakan aplikasi pesan instan yang mirip dengan Whatsapp.

Kelebihan: Dilengkapi dengan fitur mengirim pesan teks, gambar, video dan pesan suara.

Kekurangan:

  • Membutuhkan jaringan internet yang stabil
  • Kapasitas memori perangkat mempengaruhi kinerja aplikasi

Signal

Aplikasi bertukar pesan yang bisa digunakan untuk mengirim chat, pesan suara, hingga melakukan voice dan video call.

Kelebihan:

  • Punya eksripsi end to end
  • Desain mudah digunakan

Kekurangan: Fitur aplikasi desktop masih rawan kena serangan digital

INGE KLARA | SUMBER: DIOLAH TEMPO