Wowon Serial Killer: Fakta-fakta Pembunuhan Berantai di Bekasi, Garut, dan Cianjur

Senin, 23 Januari 2023 08:15 WIB


Kawanan Wowon Serial Killer diduga melakukan pembunuhan di Bekasi, Garut, dan Bekasi. Korban diracun melalui minuman yang mudah ditemui sehari-hari.

Polda Metro jaya mengungkap kasus pembunuhan berantai dengan cara diracun. Pembunuhan yang dilakukan kelompok Wowon Serial Killer terungkap setelah polisi menyelidiki kasus satu keluarga meninggal keracunan di Bantargebang, Bekasi pada Kamis, 12 Januari 2023.

Tiga Tersangka:

  1. Wowon Erawan alias Aki
  2. Solihin alias Duloh
  3. M. Dede alias Solehudin

Total korban 9 orang
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengky Haryadi mengatakan, total ada 9 korban yang telah dibunuh para tersangka

Korban di Bekasi:

  1. Ai Maemunah (Istri siri Wowon)
  2. Ridwan Abdul Muiz (Anak tiri Wowon)
  3. M. Riswandi (Anak tiri Wowon) 

Korban di Cianjur:

  1. Noneng (mertua Wowon)
  2. Wiwin (istri pertama Wowon, anak Noneng)
  3. Bayu (anak Ai Maemunah dan Wowon)
  4. Farida (TKW)
  5. Halimah (istri siri Wowon)

Korban di Garut

  1. Siti (TKW) yang jasadnya dibuang ke laut

Motif dan modus pembunuhan di Bekasi
Wowon membunuh para korban karena korban mengetahui penipuan dan pembunuhan yang dilakukannya sebelumnya di Garut dan Cianjur. Wowon membunuh istri dan dua anak tirinya itu dengan memasukan racun di kopi yang mereka minum.

Motif dan modus pembunuhan di Garut dan Cianjur
Para pelaku mengiming-imingi korban akan bertambah kaya, lalu membujuk korban agar menyerahkan hartanya. Setelah itu mereka dibunuh dan mayatnya dikubur atau dibuang ke laut.

Baca juga: Kandang Ayam saksi pembunuhan Wowon Serial Killer 

Hampir tewas
Wowon dan kawanan diduga berupaya membunuh tetangga mereka di Desa Gunungsari, Cianjur. Pria bernama Ujang Zaenal Mustofa (54) hampir tewas meminum kopi yang disebutnya terasa aneh. Ia sempat dirawat selama 4 hari di rumah sakit.

Peran para pelaku
Wowon Erawan alias Aki berperan menyuruh melakukan pembunuhan dan pemberi dana.

  • Solihin alias Duloh berperan mencari rumah kontrakan, membeli, meracik dan memberikan racun kepada korban.
  • M Dede Solehudin berperan membeli kopi dan menggali lubang untuk mengubur korban.

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO



Grafis Terkait

    Grafis terkait tidak ada