Laporan LHKPN, Ini Menteri Paling Tajir dan Paling Sedikit Hartanya

oleh:

Tempo merangkum menteri-menteri Jokowi yang hartanya paling sedikit dan paling banyak serta mengalami lonjakan tinggi berdasarkan LHKPN periode 2020.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, tingkat kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) eksekutif sebesar 96,81 persen pada tahun 2020. Para menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi termasuk yang patuh melapor.

Tempo merangkum menteri-menteri Jokowi yang hartanya paling sedikit dan paling banyak  serta mengalami lonjakan tinggi berdasarkan laporan terakhir periode 2020.

Menteri dengan harta paling banyak

Sandiaga Salahudin Uno 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjadi menteri yang paling tajir di era Presiden Jokowi dengan kekayaannya sebesar Rp 3,815 triliun. Harta ini terakhir kali dilaporkan Sandiaga pada 9 Februari 2021.

Menteri dengan harta paling sedikit

Teten Masduki 
Menteri Koperasi dan UMKM ini memiliki harta kekayaan yaitu Rp 3,9 miliar. Hartanya ini naik dibandingkan laporan sebelumnya tahun 2019, yaitu Rp 3,5 miliar.

Siti Nurbaya 
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini tercatat memiliki harta kekayaan Rp 4,4 miliar. Hartanya ini naik dibandingkan laporan sebelumnya tahun 2019, yaitu Rp 4,3 miliar.

Tjahjo Kumolo 
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  ini tercatat memiliki harta kekayaan Rp 5,88 miliar. Hartanya ini naik dibandingkan laporan sebelumnya tahun 2019, yaitu Rp 5,82 miliar.

Abdul Halim Iskandar 
Menteri Desa ini mencatatkan kekayaannya sebesar Rp 8,45 miliar. Hartanya ini naik dibandingkan laporan sebelumnya tahun 2019, yaitu Rp 6,2 miliar.

Tri Rismaharini 
Menteri Sosial yang akrab disapa Risma ini memiliki kekayaan senilai Rp 8,58 miliar. Hartanya ini naik dibandingkan laporan sebelumnya tahun 2019, yaitu Rp 8,28 miliar.

 

Menteri yang hartanya meningkat saat pandemi

Sakti Wahyu Trenggono 
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono tercatat sebagai menteri dengan peningkatan kekayaan paling tinggi dari menteri yang lain, yakni meningkat sebesar 24,73 persen atau senilai Rp481.530.801.537. Pada 2019, kekayaan Sakti tercatat sebesar Rp1.947.253.281.442. Sedangkan pada 2020, kekayaan Menteri KKP itu menjadi Rp2.428.784.082.979.

Luhut Binsar Pandjaitan 
Kekayaan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini mencapai Rp745.188.108.997 pada tahun 2020. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 10 persen atau sebesar Rp67.747.603.287, dari yang sebelumnya Rp677.440.505.710 pada 2019.

Prabowo Subianto 
Kekayaan Menteri Pertahanan ini pada 2019 tercatat sebanyak Rp2.005.956.560.835. Sedangkan pada 2020 kekayaan Prabowo sebesar Rp2.029.339.519.335. Artinya meningkat 1,17 persen, atau senilai Rp23.382.958.500.

Retno Marsudi 
Pada 2019 lalu, kekayaan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi sebanyak Rp18.072.415.346. Sedangkan pada 2020, kekayaan Retno mencapai Rp25.549.982.112. Artinya, kekayaan Retno meningkat 41,38 persen atau setara dengan Rp7.477.566.766.

Sri Mulyani
Harta Sri Mulyani pada 2019 tercatat sebesar Rp47.533.517.726. Kekayaan Sri Mulyani meningkat sebanyak 12,1 persen atau senilai Rp5.780.942.011. Pada 2020 berdasarkan data LHKPN sebesar Rp53.314.459.737.

INGE KLARA | SUMBER: e-lhkpn KPK


Selengkapnya