Salman Rushdie dan Deretan Tokoh yang Pernah Dikecam karena Dianggap Menghina Nabi Muhammad dan Islam

Senin, 15 Agustus 2022 18:15 WIB


Salman Rushdie, penulis buku Ayat-ayat Setan, diserang saat mengisi sebuah acara di Amerika Serikat. Buku keempatnya mengundang kecaman umat Islam.

Sastrawan kontroversial Salman Rushdie, diserang di atas panggung saat hendak memberikan kuliah di salah satu acara di New York, Amerika Serikat.

Sosok Salman kerap dikecam karena karya-karyanya yang kontroversial. Salah satu yang terkenal adalah novel keempat Salman yang berjudul The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan yang diterbitkan tahun 1988. 

Banyak Muslim yang menganggap novel tersebut menghina Islam. Salah satunya, mereka keberatan karena dua pelacur dalam buku itu diberi nama seperti istri Nabi Muhammad.

Profil Salman Rushdie

Nama asli: Ahmed Salman Rushdie

Kelahiran: Mumbai, India, 19 Juni 1947

Penghargaan:

  • Gelar kebangsawanan “Sir” oleh Ratu Elizabeth II atas jasanya di bidang sastra (2007)
  • Urutan ke-13 dalam daftar 50 penulis Inggris terbesar sejak 1945 oleh The Times (2008)
  • Distinguished Writer in Residence di Arthur L. Carter Journalism Institute of New York University (2015)
  • 13 Booker Prize

Tokoh lain yang pernah dikecam karena menghina nabi Muhammad dan Islam

Nupur Sharma, Politisi India
Nupur Sharma mengeluarkan pernyataan yang diduga menghina Nabi Muhammad dan Al Quran dalam debat TV, Ahad, 5 Juni 2022. Saat itu ia menyamakan Al Quran dengan teori bumi datar, dan mengeluarkan pernyataan terkait Nabi Muhammad yang disebutnya menikahi anak di bawah umur. Adapun Sharma sendiri merupakan pejabat senior Partai Bharatiya Janata (BJP). Kasus ini juga menyeret rekan separtai Sharma, Naveen Kumar Jindal.

Rasmus Paludan
Politisi keturunan Denmark-Swedia ini dikecam setelah melakukan demonstrasi anti-islam yang provokatif. Demonstrasi yang dilakukannya kerap menampilkan penodaan terhadap Al Quran hingga membakar Al Quran dengan dalih kebebasan berbicara.

Geert Wilders
Geert merupakan politisi Belanda yang dikenal sering menghina Islam dan Nabi Muhammad. Salah satunya ketika Wilders mengadakan sayembara menggambar Nabi Muhammad yang dia umumkan di akun Twitter pribadinya.

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO 



Grafis Terkait

    Grafis terkait tidak ada