Covid-19 Kembali Melonjak, Sejumlah Negara Berencana Lockdown Lagi

oleh:

Di kala pelonggaran kebijakan terkait Covid-19 di sejumlah negara, angka kasus Covid-19 harian kembali meningkat. Rencana lockdown kembali diusulkan.

Di tengah pelonggaran kebijakan terkait Covid-19 yang diambil sejumlah negara, termasuk Indonesia, angka kasus Covid-19 harian kembali meningkat di negara-negara di Eropa dan Amerika. 

Cina juga mencatatkan peningkatan kasus harian. Negara-negara itu bahkan berencana kembali menerapkan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran.

Ini negara-negara yang kembali melonjak kasus COVID-19: 

  1. Jerman 
    Jumlah kasus Covid-19 di Jerman kembali mencatatkan angka tertinggi kedua pada 12 November 2021. Hingga kini, totalnya hampir 5 juta orang di Jerman terinfeksi COVID-19, insiden kasus selama sepekan terakhir ikut melonjak menjadi 263,7 per 100.000 penduduk.

 

  1. Prancis 
    Virus Corona varian Delta disebutkan menjadi penyumbang terbesar kenaikan kasus di Perancis. Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran mengatakan, saat ini Prancis berada di awal gelombang kelima pandemi.

 

  1. Belanda 
    Belanda kembali mencatat kenaikan kasus di beberapa wilayahnya. Penambahan kasus ini terjadi hingga dua kali lipat setelah aturan jarak sosial dicabut di Belanda, September lalu. Akibat kenaikan ini, pemerintah Belanda berencana kembali memberlakukan lockdown parsial pertama di negara itu.

 

  1. Cina 
    Otoritas wilayah bagian utara Cina menjadi berencana kembali melakukan lockdown menyusul lonjakan kasus Covid-19 di sana. Cina mencatat penambahan kasus harian positif lebih dari 100 kasus di 11 provinsi.

 

  1. Negara bagian Amerika Serikat 
    Sejumlah negara bagian di Amerika Serikat juga mengalami lonjakan kasus Covid-19. 
  • Michigan
  • Vermont
  • New Mexico
  • Colorado 

Kondisi Indonesia

Dalam sepekan terakhir, sejumlah wilayah di Indonesia juga kembali mencatat tren kenaikan kasus covid-19. Kenaikan kasus ini ikut dibayangi munculnya varian baru covid-19 delta plus AY.4.2 yang sudah menyebar di 43 negara di antaranya negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Meski kenaikan yang tercatat ini tidak lebih parah dari sebelum-sebelumnya, Indonesia masih dibayang-bayangi gelombang ketiga. Satgas Penanganan COVID-19 mengatakan periode liburan panjang adalah tantangan bagi Indonesia. Sebab, selama ini Indonesia belum pernah berhasil melewati periode libur panjang tanpa kenaikan kasus COVID-19.

“Periode liburan panjang adalah tantangan bagi kita semua. Berkaca dari pengalaman Indonesia belum pernah berhasil melewati periode tersebut tanpa kenaikan kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Penambahan kasus terbaru*: 399 kasus

Kasus aktif: 9.305 kasus

Total kasus: 4.250.157 kasus

Total kesembuhan: 4.097.224 kasus

Total kematian: 143.628 jiwa

*) per 12 November 2021

INGE KLARA | SUMBER DIOLAH TEMPO


Selengkapnya